Shahih Bukhari Hadits 3623 - Mengharapkan Ridha Allah dalam Berhijrah dan Pahala di Akhirat
Ketulusan Niat Berhijrah dan Pengorbanan Sahabat Mus'ab bin Umair
Shahih Bukhari : 3623
Shahih BukhariNomor Hadis 3623
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ خَبَّابٍ قَالَ هَاجَرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ و حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ الْأَعْمَشِ قَالَ سَمِعْتُ شَقِيقَ بْنَ سَلَمَةَ قَالَ حَدَّثَنَا خَبَّابٌ قَالَ هَاجَرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبْتَغِي وَجْهَ اللَّهِ وَوَجَبَ أَجْرُنَا عَلَى اللَّهِ فَمِنَّا مَنْ مَضَى لَمْ يَأْكُلْ مِنْ أَجْرِهِ شَيْئًا مِنْهُمْ مُصْعَبُ بْنُ عُمَيْرٍ قُتِلَ يَوْمَ أُحُدٍ فَلَمْ نَجِدْ شَيْئًا نُكَفِّنُهُ فِيهِ إِلَّا نَمِرَةً كُنَّا إِذَا غَطَّيْنَا بِهَا رَأْسَهُ خَرَجَتْ رِجْلَاهُ فَإِذَا غَطَّيْنَا رِجْلَيْهِ خَرَجَ رَأْسُهُ فَأَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نُغَطِّيَ رَأْسَهُ بِهَا وَنَجْعَلَ عَلَى رِجْلَيْهِ مِنْ إِذْخِرٍ وَمِنَّا مَنْ أَيْنَعَتْ لَهُ ثَمَرَتُهُ فَهُوَ يَهْدِبُهَا
Khabbab Diriwayatkan dari:
Kami berhijrah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Dan diriwayatkan pula, telah menceritakan kepada kami [Musaddad] telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Al A'masy] berkata: aku mendengar [Syaqiq bin Salamah] berkata: telah menceritakan kepada kami [Khabbab] berkata:Kami berhijrah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam semata-mata mengharapkan ridla Allah, dan kami telah mendapatkan pahala di sisi Allah. Lalu diantara kami ada yang meninggal lebih dahulu sebelum menikmati pahalanya sedikit pun (di dunia ini), diantaranya adalah Mus'ab bin Umair.Dia terbunuh di medan Perang Uhud dan dia tidak meninggalkan suatu apa pun selain selembar kain yang apabila kami gunakan untuk menutup kepalanya dengan kain tersebut maka kakinya terbuka keluar dan bila kakinya yang hendak kami tutup kepalanyalah yang terbuka. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan kami untuk menutup kepalanya dengan kain tersebut sedangkan kakinya kami tutup dengan dedaunan idzhir. Dan diantara kami ada juga yang telah memetik hasil usahanya (didunia ini).
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Hijrah dan perjuangan yang benar adalah yang dilakukan dengan niat ikhlas murni mencari ridha Allah semata.
- Pahala kebaikan dan berjuang di jalan Allah pasti dijamin tersimpan, meskipun balasannya belum terlihat di dunia.
- Kisah kesederhanaan sahabat Mus'ab bin Umair yang rela hidup dalam kekurangan harta demi membela tegaknya agama.
