Shahih Bukhari Hadits 3675 - Bilal dan Kematian Umayyah
Ketegasan Bilal Menghadapi Umayyah bin Khalaf di Perang Badar
Shahih Bukhari : 3675
Shahih BukhariNomor Hadis 3675
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنِي يُوسُفُ بْنُ الْمَاجِشُونِ عَنْ صَالِحِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ كَاتَبْتُ أُمَيَّةَ بْنَ خَلَفٍ فَلَمَّا كَانَ يَوْمَ بَدْرٍ فَذَكَرَ قَتْلَهُ وَقَتْلَ ابْنِهِ فَقَالَ بِلَالٌ لَا نَجَوْتُ إِنْ نَجَا أُمَيَّةُ
'Abdurrahman Diriwayatkan dari:
Aku menulis surat kepada Umayyah bin Khalaf (untuk saling melindungi). Ketika terjadi perang Badar, dia menyebutkan tentang akan terbunuhnya dirinya dan anaknya. Maka Bilal berkata: "Aku tidak akan selamat seandainya Umayyah selamat."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Perjanjian persahabatan masa lalu dapat batal karena urusan pembelaan agama dan penumpasan kezaliman.
- Bilal bin Rabah sangat menginginkan Umayyah bin Khalaf mendapatkan balasan setimpal.
- Kekhawatiran Umayyah tentang terbunuhnya diri dan anaknya menjadi kenyataan di Badar.
