Shahih Bukhari Hadits 3680 - Kafir Quraisy Penukar Nikmat Allah
Kafir Quraisy yang Menukar Nikmat Allah dengan Kekafiran di Badar
Shahih Bukhari : 3680
Shahih BukhariNomor Hadis 3680
حَدَّثَنَا الْحُمَيْدِيُّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا عَمْرٌو عَنْ عَطَاءٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا { الَّذِينَ بَدَّلُوا نِعْمَةَ اللَّهِ كُفْرًا } قَالَ هُمْ وَاللَّهِ كُفَّارُ قُرَيْشٍ قَالَ عَمْرٌو هُمْ قُرَيْشٌ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نِعْمَةُ اللَّهِ { وَأَحَلُّوا قَوْمَهُمْ دَارَ الْبَوَارِ } قَالَ النَّارَ يَوْمَ بَدْرٍ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Firman Allah: {ALLADZIINA BADDALUU NI'MATALLAHI KUFRAN} (Orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan kekafiran) (QS. Ibrahim: 28), demi Allah, mereka adalah kaum kafir Quraisy. 'Amru berkata: "Mereka adalah kaum Quraisy sedangkan Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam adalah nikmat Allah." Dan kelanjutan ayat tersebut: {WA AHALLUU QAUMAHUM DAARAL BAWAARI} (Dan menjerumuskan kaum mereka ke dalam kebinasaan), maksudnya adalah api peperangan Badar.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menolak ajaran Nabi Muhammad dianggap sama dengan menukar nikmat Allah dengan kekafiran.
- Para tokoh Quraisy menjerumuskan kaumnya sendiri ke dalam kebinasaan akibat penolakan mereka.
- Tafsir Ibnu Abbas menegaskan bahwa ayat ini sangat berkaitan dengan kejadian di Perang Badar.
