Sunan Ibnu Majah Hadits 111 - Mencintai Ali bin Abi Thalib Tanda Beriman
Hadits Ali bin Abi Thalib: Cinta kepada Sahabat Tanda Keimanan
Sunan Ibnu Majah : 111
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 111
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ وَأَبُو مُعَاوِيَةَ وعَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ عَهِدَ إِلَيَّ النَّبِيُّ الْأُمِّيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ لَا يُحِبُّنِي إِلَّا مُؤْمِنٌ وَلَا يُبْغِضُنِي إِلَّا مُنَافِقٌ
Ali Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, al ummi (seorang yang buta aksara) memberikan janji kepadaku, bahwasanya tidak akan mencintaiku kecuali orang beriman dan tidak akan membenciku kecuali orang munafik.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Mencintai Ali bin Abi Thalib adalah salah satu ciri atau tanda utama dari orang yang beriman.
- Membenci Ali bin Abi Thalib merupakan salah satu tanda atau ciri dari sifat kemunafikan.
- Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memberikan kepastian mengenai status keimanan ini langsung kepada Ali bin Abi Thalib.
