Sunan Ibnu Majah Hadits 1569 - Khutbah Mu'awiyah Mengenai Larangan Meratap
Penyampaian Khutbah Mu'awiyah Tentang Larangan Meratapi Kematian
Sunan Ibnu Majah : 1569
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1569
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دِينَارٍ حَدَّثَنَا أَبُو حَرِيزٍ مَوْلَى مُعَاوِيَةَ قَالَ خَطَبَ مُعَاوِيَةُ بِحِمْصَ فَذَكَرَ فِي خُطْبَتِهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ النَّوْحِ
Abu Hariz Diriwayatkan dari:
[Mu'awiyah] berkhutbah di daerah Himsh, kemudian dalam khutbahnya ia menyebutkan, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang dari niyahah (meratap).
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sahabat Mu'awiyah menyampaikan khutbah di Himsh untuk mengingatkan umat tentang ajaran Rasulullah.
- Di antara isi penting khutbah tersebut adalah penegasan kembali mengenai larangan meratapi orang yang sudah meninggal dunia.
- Menyampaikan larangan meratap di depan umum atau dalam khutbah merupakan metode para sahabat untuk menjaga kemurnian syariat.
