Sunan Ibnu Majah Hadits 1582 - Siksaan Kubur Akibat Ratapan Orang Hidup
Hadits Orang Meninggal Disiksa Karena Ratapan Orang Hidup
Sunan Ibnu Majah : 1582
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1582
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا شَاذَانُ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْوَلِيدِ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ ح و حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ وَوَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ قَالُوا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمَيِّتُ يُعَذَّبُ بِمَا نِيحَ عَلَيْهِ
Umar Ibnul Khaththab Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Orang yang telah meninggal akan disiksa dengan ratapan orang yang masih hidup. "
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Adanya keterikatan kondisi antara mayat di alam kubur dengan perbuatan ratapan yang dilakukan oleh orang hidup.
- Meratapi orang mati secara berlebihan bisa menjadi sebab datangnya siksaan atau beban tambahan bagi mayat.
- Pentingnya mengedukasi keluarga dan kerabat agar tidak meratapi kita ketika kita meninggal dunia kelak.
