Sunan Ibnu Majah Hadits 1584 - Tangisan Keluarga dan Siksa Kubur Wanita Yahudi
Hadits Sayyidah Aisyah Tentang Siksa Kubur Wanita Yahudi
Sunan Ibnu Majah : 1584
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1584
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَمْرٍو عَنْ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ إِنَّمَا كَانَتْ يَهُودِيَّةٌ مَاتَتْ فَسَمِعَهُمْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَبْكُونَ عَلَيْهَا قَالَ إِنَّ أَهْلَهَا يَبْكُونَ عَلَيْهَا وَإِنَّهَا تُعَذَّبُ فِي قَبْرِهَا
Aisyah Diriwayatkan dari:
Seorang wanita Yahudi mati, dan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mendengar mereka menangisinya, beliau lalu bersabda: "Keluarganya menangisinya, sementara ia disiksa dalam kuburnya. "
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam membenarkan adanya siksa kubur yang dialami oleh orang yang tidak beriman.
- Tangisan atau ratapan dari keluarga tidak dapat menolong atau meringankan siksaan yang sedang dihadapi mayat di alam kubur.
- Peringatan bagi orang hidup agar tidak melakukan amalan sia-sia yang justru menambah beban emosional atau spiritual.
