Sunan Ibnu Majah Hadits 1612 - Doa Rasulullah Menghadapi Sakaratul Maut
Detik-Detik Sakaratul Maut Rasulullah dan Doa Memohon Kemudahan
Sunan Ibnu Majah : 1612
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1612
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا لَيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ مُوسَى بْنِ سَرْجِسَ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَمُوتُ وَعِنْدَهُ قَدَحٌ فِيهِ مَاءٌ فَيُدْخِلُ يَدَهُ فِي الْقَدَحِ ثُمَّ يَمْسَحُ وَجْهَهُ بِالْمَاءِ ثُمَّ يَقُولُ اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى سَكَرَاتِ الْمَوْتِ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ketika sedang sakit, sementara di sisinya terdapat bejana berisi air. Beliau memasukkan kedua tangannya ke dalam bejana kemudian membasuhkan air ke wajah seraya bersabda: "Ya Allah, mudahkanlah aku dalam menghadapi sakaratul maut."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah merasakan beratnya proses menjelang kematian dan menggunakan air untuk membasuh wajahnya.
- Anjuran untuk memohon kemudahan kepada Allah saat menghadapi sakaratul maut melalui doa.
- Kematian adalah kepastian yang dialami oleh makhluk terbaik sekalipun, seperti Rasulullah.
