Sunan Ibnu Majah Hadits 1613 - Pandangan Terakhir Anas bin Malik pada Rasulullah
Wajah Putih Bersih Rasulullah pada Hari Senin Menjelang Wafat
Sunan Ibnu Majah : 1613
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1613
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ سَمِعَ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ آخِرُ نَظْرَةٍ نَظَرْتُهَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَشْفُ السِّتَارَةِ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ فَنَظَرْتُ إِلَى وَجْهِهِ كَأَنَّهُ وَرَقَةُ مُصْحَفٍ وَالنَّاسُ خَلْفَ أَبِي بَكْرٍ فِي الصَّلَاةِ فَأَرَادَ أَنْ يَتَحَرَّكَ فَأَشَارَ إِلَيْهِ أَنْ اثْبُتْ وَأَلْقَى السِّجْفَ وَمَاتَ مِنْ آخِرِ ذَلِكَ الْيَوْمِ
Anas bin Malik Diriwayatkan dari:
Pandangan terakhir yang aku lemparkan pada diri Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah ketika beliau menyingkap satir pada hari senin. Aku lihat wajah beliau putih bersih seakan-akan kertas mushhaf, sementara para sahabat shalat di belakang Abu Bakar. Abu Bakar ingin bergerak (geser), tetapi beliau memberikan isyarat kepadanya agar ia tetap diam di tempat. Lalu beliau melepaskan kain tabir dan meninggal di penghujung hari itu.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah wafat pada hari Senin setelah sempat melihat para sahabatnya shalat berjamaah.
- Kemuliaan dan kebersihan wajah Rasulullah yang digambarkan putih bersih seperti kertas mushhaf.
- Isyarat dari Rasulullah agar Abu Bakar tetap melanjutkan mengimami shalat para sahabat.
