Sunan Ibnu Majah Hadits 1638 - Puasa Sya'ban dan Ramadhan Ummu Salamah
Kebiasaan Rasulullah Menyambung Puasa Sya'ban dan Ramadhan
Sunan Ibnu Majah : 1638
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1638
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصِلُ شَعْبَانَ بِرَمَضَانَ
Ummu Salamah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyambung bulan sya'ban dengan ramadlan.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah sangat gemar melakukan ibadah puasa di bulan Sya'ban sebelum Ramadhan tiba.
- Nabi terbiasa menyambung antara puasa di bulan Sya'ban dengan bulan Ramadhan.
- Riwayat dari istri Nabi memberikan gambaran nyata mengenai amalan ibadah harian Rasulullah di dalam rumah.
