Sunan Ibnu Majah Hadits 1639 - Penjelasan Aisyah Mengenai Puasa Sya'ban Nabi
Kesaksian Aisyah: Rasulullah Berpuasa Sya'ban Secara Penuh
Sunan Ibnu Majah : 1639
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1639
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ حَدَّثَنِي ثَوْرُ بْنُ يَزِيدَ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ الْغَازِ أَنَّهُ سَأَلَ عَائِشَةَ عَنْ صِيَامِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ حَتَّى يَصِلَهُ بِرَمَضَانَ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Ammar] berkata: telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Hamzah] berkata: telah menceritakan kepada kami [Tsaur bin Yazid] dari [Khalid bin Ma'dan] dari [Rabi'ah Ibnul Ghaz] Bahwasanya ia pernah bertanya kepada ['Aisyah] tentang puasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu 'Aisyah menjawab, "Beliau puasa di bulan sya'ban secara penuh hingga menyambungnya dengan ramadlan. "
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Para sahabat dan tabiin biasa bertanya kepada istri Nabi untuk mengetahui detail ibadah pribadi Rasulullah.
- Aisyah memberikan kesaksian bahwa Nabi berpuasa di bulan Sya'ban secara penuh.
- Rasulullah menyambung puasa sunnah Sya'ban tersebut langsung dengan puasa wajib di bulan Ramadhan.
