Sunan Ibnu Majah Hadits 1681 - Larangan Berkata Kotor Saat Berpuasa
Jangan Berkata Kotor Saat Puasa, Ini Ucapan Penggantinya
Sunan Ibnu Majah : 1681
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1681
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ أَنْبَأَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَجْهَلْ وَإِنْ جَهِلَ عَلَيْهِ أَحَدٌ فَلْيَقُلْ إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: Pada hari salah seorang dari kalian janganlah berkata kotor atau berbuat bodoh, jika ada seseorang yang berlaku bodoh kepadanya hendaklah ia katakan, "Aku sedang berpuasa. "
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Larangan keras bagi orang yang sedang puasa untuk berkata kotor atau bertindak bodoh.
- Anjuran untuk mengumumkan status puasa kepada orang yang mengganggu sebagai cara meredam perselisihan.
- Menjaga lisan dan perilaku merupakan bagian penting yang tidak terpisahkan dari ibadah puasa.
