Sunan Ibnu Majah Hadits 1894 - Hadits Ibnu Abbas tentang Larangan Tasyabbuh Lawan Jenis
Hadits Larangan Tasyabbuh: Nabi Melaknat Lelaki dan Wanita yang Saling Menyerupai
Sunan Ibnu Majah : 1894
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1894
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ خَلَّادٍ الْبَاهِلِيُّ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَعَنَ الْمُتَشَبِّهِينَ مِنْ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ وَلَعَنَ الْمُتَشَبِّهَاتِ مِنْ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melaknat kaum laki-laki yang menyerupai wanita dan kaum wanita yang menyerupai laki-laki.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Larangan meniru lawan jenis berlaku secara menyeluruh baik dalam cara berpakaian, berbicara, maupun bertingkah laku.
- Menjaga batas-batas perbedaan penampilan antara pria dan wanita adalah bagian dari syariat Islam.
- Perilaku tasyabbuh (menyerupai lawan jenis) mendatangkan kemurkaan atau laknat dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.
