Sunan Ibnu Majah Hadits 1684 - Jarak Waktu Sahur dan Shalat Shubuh
Mengukur Jarak Waktu Antara Sahur dan Shalat Menurut Hadits
Sunan Ibnu Majah : 1684
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1684
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ هِشَامٍ الدَّسْتُوَائِيِّ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ قَالَ تَسَحَّرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قُمْنَا إِلَى الصَّلَاةِ قُلْتُ كَمْ بَيْنَهُمَا قَالَ قَدْرُ قِرَاءَةِ خَمْسِينَ آيَةً
Zaid bin Tsabit Diriwayatkan dari:
Kami pernah makan sahur bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, kemudian kami menegakkan shalat. Aku bertanya, "Berapa jarak antara keduanya?" ia menjawab, "Sekadar bacaan lima puluh ayat. "
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Para sahabat terbiasa makan sahur bersama dengan Rasulullah.
- Jarak waktu antara selesai makan sahur dengan shalat adalah sekitar bacaan 50 ayat.
- Sunnah untuk mengakhirkan makan sahur hingga mendekati waktu shalat subuh.
