Sunan Ibnu Majah Hadits 1837 - Pernikahan Sebagai Puncak Ikatan Cinta
Hadits Nabi Tentang Solusi Terbaik Bagi Dua Orang yang Saling Mencintai
Sunan Ibnu Majah : 1837
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1837
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مَيْسَرَةَ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ نَرَ لِلْمُتَحَابَّيْنِ مِثْلَ النِّكَاحِ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Kami belum pernah melihat dua orang yang memadu cinta sebagaimana orang yang menikah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Islam mengakui adanya rasa cinta antar lawan jenis dan memberikan solusi terbaik untuk menyalurkannya secara suci.
- Tidak ada ikatan atau pembuktian cinta yang paling indah dan kokoh bagi dua orang yang saling mencintai melainkan melalui institusi pernikahan.
- Pernikahan adalah sarana terbaik untuk menjaga kesucian hubungan asmara agar mendatangkan keberkahan hidup.
