Sunan Ibnu Majah Hadits 1840 - Hak Istri dalam Islam
Hak-Hak Istri yang Wajib Dipenuhi Suami Menurut Hadits
Sunan Ibnu Majah : 1840
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1840
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ أَبِي قَزْعَةَ عَنْ حَكِيمِ بْنِ مُعَاوِيَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا حَقُّ الْمَرْأَةِ عَلَى الزَّوْجِ قَالَ أَنْ يُطْعِمَهَا إِذَا طَعِمَ وَأَنْ يَكْسُوَهَا إِذَا اكْتَسَى وَلَا يَضْرِبْ الْوَجْهَ وَلَا يُقَبِّحْ وَلَا يَهْجُرْ إِلَّا فِي الْبَيْتِ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata: telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] dari [Syu'bah] dari [Abu Qaz'ah] dari [Hakim bin Mu'awiyah] dari [Bapaknya] berkata: "Seorang laki-laki bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, "Apa hak seorang wanita atas suaminya?" beliau menjawab: "Memberi makan kepadanya apabila dia makan, memberi pakaian apabila ia berpakaian, tidak memukul wajah, tidak menjelek-jelekkannya dan tidak boleh mendiamkannya kecuali di dalam rumah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Suami memiliki kewajiban untuk membagi makanan dan pakaian yang layak kepada istrinya seperti yang ia berikan untuk dirinya sendiri.
- Islam melarang keras tindakan memukul bagian wajah istri atau melontarkan ucapan-ucapan buruk yang menjelek-jelekkannya.
- Tindakan mendiamkan istri karena suatu perkara dalam rumah tangga hanya diperbolehkan apabila dilakukan di dalam rumah.
