Sunan Ibnu Majah Hadits 1847 - Manfaat Istri Shalihah Setelah Takwa
Empat Kriteria Karakter Utama Istri Shalihah Menurut Sunan Ibnu Majah
Sunan Ibnu Majah : 1847
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1847
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا صَدَقَةُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي الْعَاتِكَةِ عَنْ عَلِيِّ بْنِ يَزِيدَ عَنْ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ مَا اسْتَفَادَ الْمُؤْمِنُ بَعْدَ تَقْوَى اللَّهِ خَيْرًا لَهُ مِنْ زَوْجَةٍ صَالِحَةٍ إِنْ أَمَرَهَا أَطَاعَتْهُ وَإِنْ نَظَرَ إِلَيْهَا سَرَّتْهُ وَإِنْ أَقْسَمَ عَلَيْهَا أَبَرَّتْهُ وَإِنْ غَابَ عَنْهَا نَصَحَتْهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهِ
Abu Umamah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Tidak ada sesuatu yang bermanfaat bagi seorang mukmin setelah takwa kepada Allah selain isteri yang shalihah. Jika suami memerintahnya ia akan taat, jika dipandang menyenangkan, jika dia membagi (giliran) untuknya ia menerima, dan jika suami tidak ada ia menjaga kehormatan diri dan hartanya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Keberadaan istri yang saleha diposisikan sebagai nikmat pendukung paling utama setelah nilai takwa kepada Allah.
- Karakter istri yang baik tecermin dari kepatuhannya pada perintah suami serta kemampuannya memberikan kebahagiaan saat dipandang.
- Istri wajib menjaga amanah berupa kesucian dirinya serta harta benda milik suaminya ketika suami tidak berada di rumah.
