Sunan Ibnu Majah Hadits 1850 - Menikahi Gadis atau Janda dalam Islam
Hadits Sunnah Menikahi Gadis dan Alasan Jabir Memilih Janda
Sunan Ibnu Majah : 1850
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1850
حَدَّثَنَا هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ تَزَوَّجْتُ امْرَأَةً عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَقِيتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَتَزَوَّجْتَ يَا جَابِرُ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ أَبِكْرًا أَوْ ثَيِّبًا قُلْتُ ثَيِّبًا قَالَ فَهَلَّا بِكْرًا تُلَاعِبُهَا قُلْتُ كُنَّ لِي أَخَوَاتٌ فَخَشِيتُ أَنْ تَدْخُلَ بَيْنِي وَبَيْنَهُنَّ قَالَ فَذَاكَ إِذَنْ
Jabir bin Abdullah Diriwayatkan dari:
Aku menikahi seorang wanita pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu aku berjumpa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Wahai Jabir, apakah engkau telah menikah?" aku menjawab, "Sudah, " beliau bertanya lagi: "Gadis atau janda?" aku menjawab, "Janda."Beliau bersabda: "Kenapa tidak gadis saja, hingga engkau bisa bermain-main dengannya?" aku menjawab, "Aku mempunyai banyak adik perempuan, aku kawatir ia menjadi penghalang antara aku dengan mereka." Beliau bersabda: "Silahkan kalau begitu."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memberikan anjuran untuk mengutamakan menikahi gadis demi keharmonisan dan kebahagiaan pasangan.
- Seseorang diperbolehkan memilih menikahi janda jika ada kemaslahatan tertentu yang lebih besar, seperti mengurus keluarga atau adik-adik.
- Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersikap bijak dan menerima alasan logis dari sahabatnya tanpa memaksakan anjuran awal.
