Sunan Ibnu Majah Hadits 1858 - Hadits Ibnu Umar Larangan Meminang Di Atas Pinangan
Hadits Larangan Melamar Wanita yang Sudah Dipinang Menurut Ibnu Umar
Sunan Ibnu Majah : 1858
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1858
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَكِيمٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَخْطُبْ الرَّجُلُ عَلَى خِطْبَةِ أَخِيهِ
Ibnu Umar Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Janganlah seorang laki-laki meminang pinangan saudaranya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Larangan meminang di atas pinangan orang lain adalah hukum yang kuat dan disepakati berdasarkan banyak riwayat sahih.
- Seorang muslim wajib menjaga perasaan saudaranya dengan tidak merusak rencana pernikahan yang sedang berjalan.
- Menjaga adab dalam urusan jodoh mencerminkan kualitas keimanan seseorang.
