Sunan Ibnu Majah Hadits 1857 - Larangan Meminang Lamaran Orang Lain

Hadits Larangan Keras Menikung atau Meminang Di Atas Pinangan Saudara

Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1857

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ وَسَهْلُ بْنُ أَبِي سَهْلٍ قَالَا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَخْطُبْ الرَّجُلُ عَلَى خِطْبَةِ أَخِيهِ

Abu Hurairah Diriwayatkan dari:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Janganlah seorang laki-laki meminang pinangan saudaranya."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Islam melarang keras seseorang mengajukan lamaran kepada wanita yang statusnya sudah dipinang oleh pria lain.
  • Menghormati proses khitbah orang lain adalah bentuk menjaga kehormatan sesama muslim.
  • Aturan ini dibuat demi menutup celah terjadinya konflik, kebencian, dan keretakan hubungan sosial di masyarakat.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami