Sunan Ibnu Majah Hadits 1856 - Kisah Mughirah bin Syu'bah dan Adab Nazar
Hadits Kisah Ketaatan Wanita Anshar Terhadap Perintah Nazar
Sunan Ibnu Majah : 1856
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1856
حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ أَبِي الرَّبِيعِ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ ثَابِتٍ الْبُنَانِيِّ عَنْ بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْمُزَنِيِّ عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرْتُ لَهُ امْرَأَةً أَخْطُبُهَا فَقَالَ اذْهَبْ فَانْظُرْ إِلَيْهَا فَإِنَّهُ أَجْدَرُ أَنْ يُؤْدَمَ بَيْنَكُمَا فَأَتَيْتُ امْرَأَةً مِنْ الْأَنْصَارِ فَخَطَبْتُهَا إِلَى أَبَوَيْهَا وَأَخْبَرْتُهُمَا بِقَوْلِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَأَنَّهُمَا كَرِهَا ذَلِكَ قَالَ فَسَمِعَتْ ذَلِكَ الْمَرْأَةُ وَهِيَ فِي خِدْرِهَا فَقَالَتْ إِنْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَكَ أَنْ تَنْظُرَ فَانْظُرْ وَإِلَّا فَأَنْشُدُكَ كَأَنَّهَا أَعْظَمَتْ ذَلِكَ قَالَ فَنَظَرْتُ إِلَيْهَا فَتَزَوَّجْتُهَا فَذَكَرَ مِنْ مُوَافَقَتِهَا
Al Mughirah bin Syu'bah Diriwayatkan dari:
Aku menemui Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu aku sebutkan perihal wanita yang akan aku pinang. Beliau bersabda: Pergi dan lihatlah ia, sebab itu akan membuat rumah tanggamu kekal." Setelah itu aku mendatangi dan meminangnya melalui kedua orang tuanya, dan aku sampaikan kepada keduanya tentang sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Namun sepertinya mereka berdua kurang menyukainya."Al Mughirah berkata: "Percakapan itu didengar oleh anak wanitanya yang ada di balik satir, hingga ia berkata: "Jika memang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkanmu untuk melihat, maka lihatlah. Namun jika tidak, maka aku akan menyumpahimu! " seakan wanita itu benar-benar menganggap besar perkara tersebut. Al Mughirah berkata: "Maka aku pun melihat dan menikahinya." Al Mughirah lalu menyebutkan persetujuannya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Perintah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam kedudukannya sangat tinggi dan wajib diutamakan di atas kebiasaan adat orang tua.
- Seorang wanita muslimah harus memiliki ketaatan yang mutlak terhadap syariat dan sunnah Nabi.
- Melaksanakan proses lamaran sesuai sunnah terbukti menghasilkan kecocokan dan keridaan dalam pernikahan.
