Sunan Ibnu Majah Hadits 1867 - Catatan Usia Pernikahan Sayyidah Aisyah
Kronologi Usia Pernikahan Sayyidah Aisyah Berdasarkan Hadits Abdullah
Sunan Ibnu Majah : 1867
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1867
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ أَبِي عُبَيْدَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ تَزَوَّجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَائِشَةَ وَهِيَ بِنْتُ سَبْعٍ وَبَنَى بِهَا وَهِيَ بِنْتُ تِسْعٍ وَتُوُفِّيَ عَنْهَا وَهِيَ بِنْتُ ثَمَانِي عَشْرَةَ سَنَةً
Abdullah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menikahi 'Aisyah ketika ia masih berumur tujuh tahun. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tinggal bersamanya ketika usianya sembilan tahun, dan beliau meninggal disaat Aisyah berumur delapan belas tahun.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Riwayat yang menyebutkan akad nikah Rasulullah dengan Sayyidah Aisyah terjadi pada usia tujuh tahun menurut jalur ini.
- Penegasan bahwa waktu mulai hidup bersama dalam satu rumah tangga adalah pada saat usia sembilan tahun.
- Sayyidah Aisyah berumur delapan belas tahun ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dipanggil oleh Allah SWT.
