Sunan Ibnu Majah Hadits 1878 - Kelayakan Mahar Dua Sandal dalam Pernikahan
Pernikahan dengan Mahar Sepasang Sandal yang Diizinkan Rasulullah
Sunan Ibnu Majah : 1878
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1878
حَدَّثَنَا أَبُو عُمَرَ الضَّرِيرُ وَهَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَامِرِ بْنِ رَبِيعَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَجُلًا مِنْ بَنِي فَزَارَةَ تَزَوَّجَ عَلَى نَعْلَيْنِ فَأَجَازَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نِكَاحَهُ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Umar Adl Dlarir] dan [Hannad bin As Sari] keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Ashim bin Ubaidullah] dari [Abdullah bin Amir bin Rabi'ah] dari [Bapaknya] bahwa seorang laki-laki dari bani Fazarah menikah dengan mahar dua sandal, lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam membolehkan pernikahannya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Islam membolehkan mahar pernikahan yang bernilai sederhana seperti sepasang sandal.
- Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menyetujui dan mengesahkan akad nikah dengan mahar yang bernilai ringan jika disepakati.
- Kemudahan dalam urusan mahar sangat didukung demi membantu kelancaran sebuah pernikahan.
