Sunan Ibnu Majah Hadits 1928 - Kisah Penolakan Menikahi Anak Perempuan Hamzah
Alasan Rasulullah Menolak Menikahi Anak Perempuan Hamzah
Sunan Ibnu Majah : 1928
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1928
حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ وَأَبُو بَكْرِ بْنُ خَلَّادٍ قَالَا حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ جَابِرِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُرِيدَ عَلَى بِنْتِ حَمْزَةَ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ فَقَالَ إِنَّهَا ابْنَةُ أَخِي مِنْ الرَّضَاعَةِ وَإِنَّهُ يَحْرُمُ مِنْ الرَّضَاعَةِ مَا يَحْرُمُ مِنْ النَّسَبِ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ditawari untuk menikahi Binti Hamzah bin Abdul Muthallib, maka beliau pun bersabda: "Ia adalah anak saudaraku dari persusuan, sesungguhnya telah diharamkan dari persusuan apa yang diharamkan dari nasab."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah menolak menikahi binti Hamzah karena faktor hubungan mahram persusuan.
- Hamzah bin Abdul Muthallib berstatus sebagai saudara sepersusuan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.
- Anak perempuan dari saudara sepersusuan berstatus sama seperti keponakan kandung, sehingga haram untuk dinikahi.
