Sunan Ibnu Majah Hadits 196 - Tiga Golongan yang Membuat Allah Tertawa
Hadits Tiga Golongan Manusia yang Dicintai dan Membuat Allah Tertawa
Sunan Ibnu Majah : 196
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 196
حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِسْمَعِيلَ عَنْ مُجَالِدٍ عَنْ أَبِي الْوَدَّاكِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ لَيَضْحَكُ إِلَى ثَلَاثَةٍ لِلصَّفِّ فِي الصَّلَاةِ وَلِلرَّجُلِ يُصَلِّي فِي جَوْفِ اللَّيْلِ وَلِلرَّجُلِ يُقَاتِلُ أُرَاهُ قَالَ خَلْفَ الْكَتِيبَةِ
Abu Sa'id Al Khudri Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Allah tertawa kepada tiga golongan: orang yang berada di shaf shalat, seorang lelaki yang shalat di tengah malam, dan kepada seorang lelaki yang berperang." Menurutku beliau mengatakan: "Di belakang batalyon."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Keutamaan besar bagi orang yang menjaga kerapian dan kesempurnaan shaf dalam shalat.
- Pujian bagi hamba yang ikhlas mengorbankan waktu tidurnya demi beribadah shalat malam.
- Nilai mulia seorang pejuang yang gigih di medan perang demi membela agama Allah.
