Sunan Ibnu Majah Hadits 197 - Perjuangan Rasulullah Menyampaikan Kalamullah
Hadits Perjuangan Dakwah: Rasulullah Minta Perlindungan untuk Menyampaikan Wahyu
Sunan Ibnu Majah : 197
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 197
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ رَجَاءٍ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ عُثْمَانَ يَعْنِي ابْنَ الْمُغِيرَةِ الثَّقَفِيَّ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْرِضُ نَفْسَهُ عَلَى النَّاسِ فِي الْمَوْسِمِ فَيَقُولُ أَلَا رَجُلٌ يَحْمِلُنِي إِلَى قَوْمِهِ فَإِنَّ قُرَيْشًا قَدْ مَنَعُونِي أَنْ أُبَلِّغَ كَلَامَ رَبِّي
Jabir bin Abdullah Diriwayatkan dari:
Pada musim haji Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membaur bersama orang-orang, seraya bersabda: "Adakah seseorang yang berkenan membawaku pada kaumnya, sesungguhnya bangsa Quraisy telah menghalangiku untuk menyampaikan kalam Tuhanku."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah menempuh berbagai usaha dan strategi, termasuk mencari dukungan kabilah, demi tegaknya dakwah.
- Kaum Quraisy pada masa awal Islam aktif melakukan penolakan dan menghalangi penyebaran wahyu Allah.
- Menyampaikan kebenaran membutuhkan kesabaran yang besar dalam menghadapi tantangan dan penolakan dari lingkungan sekitar.
