Sunan Ibnu Majah Hadits 1966 - Kasih Sayang Rasulullah kepada Usamah bin Zaid
Bukti Kasih Sayang Rasulullah: Membersihkan Luka Usamah bin Zaid
Sunan Ibnu Majah : 1966
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1966
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ الْعَبَّاسِ بْنِ ذُرَيْحٍ عَنْ الْبَهِيِّ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ عَثَرَ أُسَامَةُ بِعَتَبَةِ الْبَابِ فَشُجَّ فِي وَجْهِهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمِيطِي عَنْهُ الْأَذَى فَتَقَذَّرْتُهُ فَجَعَلَ يَمُصُّ عَنْهُ الدَّمَ وَيَمُجُّهُ عَنْ وَجْهِهِ ثُمَّ قَالَ لَوْ كَانَ أُسَامَةُ جَارِيَةً لَحَلَّيْتُهُ وَكَسَوْتُهُ حَتَّى أُنَفِّقَهُ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Usamah tergelincir di ambang pintu, sehingga terluka di bagian wajahnya. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Singkirkan yang melukainya." Maka aku pun melaksanakannya. Setelah itu beliau menyedot darahnya dan membersihkan dari mukanya, kemudian bersabda: "Sekiranya Usamah adalah seorang budak perempuan, niscaya aku akan mendandani dan memakaikan gaun untuknya sehingga aku akan membuatnya laku."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah memiliki sifat penyayang yang luar biasa, bahkan langsung turun tangan mengobati anak kecil yang terluka.
- Tidak boleh meremehkan atau membiarkan orang yang sedang mengalami kesusahan atau terluka di dekat kita.
- Perkataan Rasulullah mengenai anak perempuan menunjukkan keinginan beliau untuk selalu memuliakan dan membahagiakan anak-anak di bawah asuhan beliau.
