Sunan Ibnu Majah Hadits 1965 - Keutamaan Membantu Menjodohkan Orang dalam Pernikahan
Amalan Mulia: Membantu Menjodohkan Dua Orang dalam Pernikahan
Sunan Ibnu Majah : 1965
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1965
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ يَزِيدَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ أَبِي رُهْمٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ أَفْضَلِ الشَّفَاعَةِ أَنْ يُشَفَّعَ بَيْنَ الِاثْنَيْنِ فِي النِّكَاحِ
Abu Ruhm Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sebaik-baik pertolongan adalah menjodohkan dua orang (seorang laki-laki dan perempuan) dalam pernikahan."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menjadi perantara atau membantu menjodohkan orang lain menuju pernikahan adalah perbuatan yang sangat terpuji.
- Membantu mempermudah urusan pernikahan sesama muslim termasuk dalam kategori sebaik-baik pertolongan.
- Umat Islam diajarkan untuk saling mendukung dalam kebaikan, salah satunya dalam membentuk keluarga yang sah dan berkah.
