Sunan Ibnu Majah Hadits 1972 - Rasulullah Mengizinkan Aisyah Bermain Boneka
Sikap Lembut Rasulullah Mengizinkan Sayyidah Aisyah Bermain Boneka
Sunan Ibnu Majah : 1972
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1972
حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَبِيبٍ الْقَاضِي قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كُنْتُ أَلْعَبُ بِالْبَنَاتِ وَأَنَا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَانَ يُسَرِّبُ إِلَيَّ صَوَاحِبَاتِي يُلَاعِبْنَنِي
Aisyah Diriwayatkan dari:
Aku bermain-main boneka sementara aku berada di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu beliau mengirim beberapa orang sahabatku untuk main bersamaku.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Islam memberikan ruang bagi anak-anak atau remaja untuk bermain sesuai dengan usia mereka.
- Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sangat memahami kebutuhan psikologis istrinya yang masih muda.
- Sikap memfasilitasi teman-teman istri untuk bermain bersama merupakan bentuk kebaikan dan perhatian suami dalam rumah tangga.
