Sunan Ibnu Majah Hadits 1984 - Sifat Kesialan Pada Tiga Hal
Memahami Maksud Kesialan pada Kuda, Istri, dan Rumah
Sunan Ibnu Majah : 1984
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1984
حَدَّثَنَا عَبْدُ السَّلَامِ بْنُ عَاصِمٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نَافِعٍ قَالَ حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ أَبِي حَازِمٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنْ كَانَ فَفِي الْفَرَسِ وَالْمَرْأَةِ وَالْمَسْكَنِ يَعْنِي الشُّؤْمَ
Sahl bin Sa'd Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kalau memang kesialan itu ada, maka ada pada tiga hal: kuda, isteri dan tempat tinggal."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah menggunakan kalimat pengandaian ('kalau memang ada') saat menyebutkan tentang kesialan.
- Tiga hal yang menjadi ruang lingkup utama potensi ketidakcocokan atau masalah adalah kendaraan (kuda), istri, dan rumah.
- Hadits ini membatasi agar manusia tidak mengaitkan kesialan pada urusan-urusan lain di luar tiga hal tersebut.
