Sunan Ibnu Majah Hadits 202 - Mengajak Ke Jalan Kebaikan
Keutamaan Mengajak Kepada Petunjuk Dan Bahaya Mengajak Kesesatan
Sunan Ibnu Majah : 202
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 202
حَدَّثَنَا أَبُو مَرْوَانَ مُحَمَّدُ بْنُ عُثْمَانَ الْعُثْمَانِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبِي حَازِمٍ عَنْ الْعَلَاءِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنْ الْأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ اتَّبَعَهُ لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا وَمَنْ دَعَا إِلَى ضَلَالَةٍ فَعَلَيْهِ مِنْ الْإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ اتَّبَعَهُ لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيْئًا
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa mengajak kepada petunjuk, maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Barangsiapa mengajak kepada kesesatan maka baginya dosa seperti dosa yang mengikutinya tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Seseorang yang menjadi pelopor atau pengajak ke jalan petunjuk akan diberi hadiah pahala yang setara dengan para pengikutnya.
- Seseorang yang mengarahkan orang lain ke jalan kesesatan wajib memikul konsekuensi dosa yang setara dengan pengikutnya.
- Sistem keadilan Allah memberikan pahala dan dosa secara utuh kepada penyeru tanpa memotong bagian dari orang yang mengikuti.
