Sunan Ibnu Majah Hadits 203 - Sunnah Hasanah Dan Sayyiah
Konsekuensi Membuat Contoh Kebaikan Dan Contoh Keburukan
Sunan Ibnu Majah : 203
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 203
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ الْحَكَمِ عَنْ أَبِي جُحَيْفَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ سَنَّ سُنَّةً حَسَنَةً فَعُمِلَ بِهَا بَعْدَهُ كَانَ لَهُ أَجْرُهُ وَمِثْلُ أُجُورِهِمْ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا وَمَنْ سَنَّ سُنَّةً سَيِّئَةً فَعُمِلَ بِهَا بَعْدَهُ كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهُ وَمِثْلُ أَوْزَارِهِمْ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْئًا
Abu Juhaifah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa membuat sunnah kebaikan kemudian dikerjakan oleh orang setelahnya, maka ia akan mendapatkan seperti pahala mereka tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Dan barangsiapa membuat satu sunnah jelek, kemudian dikerjakan oleh orang setelahnya, maka dia akan menanggung seperti dosa orang yang mengikutinya tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Membuat atau memulai contoh perbuatan baik yang diikuti orang lain mendatangkan aliran pahala jariah.
- Merintis atau mencontohkan perbuatan buruk yang ditiru orang lain menyebabkan penumpukan dosa.
- Setiap orang yang ditiru perilakunya akan mendapatkan balasan yang setara dengan perbuatan para pengikutnya secara utuh.
