Sunan Ibnu Majah Hadits 226 - Doa Rasulullah untuk Orang yang Menyampaikan Hadits
Doa Kebaikan Bagi Penyampai Ilmu dan Tiga Penjaga Hati Muslim
Sunan Ibnu Majah : 226
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 226
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ وَعَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ حَدَّثَنَا لَيْثُ بْنُ أَبِي سُلَيْمٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ عَبَّادٍ أَبِي هُبَيْرَةَ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَضَّرَ اللَّهُ امْرَأً سَمِعَ مَقَالَتِي فَبَلَّغَهَا فَرُبَّ حَامِلِ فِقْهٍ غَيْرِ فَقِيهٍ وَرُبَّ حَامِلِ فِقْهٍ إِلَى مَنْ هُوَ أَفْقَهُ مِنْهُ زَادَ فِيهِ عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ ثَلَاثٌ لَا يُغِلُّ عَلَيْهِنَّ قَلْبُ امْرِئٍ مُسْلِمٍ إِخْلَاصُ الْعَمَلِ لِلَّهِ وَالنُّصْحُ لِأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِينَ وَلُزُومُ جَمَاعَتِهِمْ
Zaid bin Tsabit Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Allah akan memperindah seseorang yang mendengar perkataanku kemudian menyampaikannya. Berapa banyak orang yang menyampaikan fikih namun tidak paham dengan fikih (tersebut). Dan berapa banyak orang yang menyampaikan fikih kepada orang lain yang lebih faham dengan fikih (tersebut). Ali menambahkan dalam hadits tersebut, "Tiga hal yang hati seorang muslim tidak akan merasa jengkel: ikhlas karena Allah, nasihat untuk para pemimpin kaum muslimin dan komitmen kepada jama'ah mereka."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Terdapat doa khusus dari Rasulullah agar Allah memberikan keindahan atau cahaya pada wajah orang yang mendengar sabda beliau lalu menyebarkannya.
- Kewajiban menyampaikan ilmu tetap berlaku meskipun tingkat pemahaman penyampai ilmu tersebut belum sempurna atau kalah pandai dari penerimanya.
- Keikhlasan dalam beramal semata-mata karena Allah merupakan kunci utama untuk menjaga kesucian dan kejernihan hati seorang muslim.
- Sikap suka memberikan nasihat yang baik kepada para pemimpin kaum muslimin serta selalu berkomitmen berada di dalam jamaah akan menjaga kedamaian hati.
