Sunan Ibnu Majah Hadits 256 - Ancaman Neraka Jahannam bagi Penuntut Ilmu yang Sombong
Ancaman Masuk Neraka Jahannam bagi Penuntut Ilmu yang Riya dan Sombong
Sunan Ibnu Majah : 256
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 256
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ أَنْبَأَنَا وَهْبُ بْنُ إِسْمَعِيلَ الْأَسَدِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيُّ عَنْ جَدِّهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ تَعَلَّمَ الْعِلْمَ لِيُبَاهِيَ بِهِ الْعُلَمَاءَ وَيُجَارِيَ بِهِ السُّفَهَاءَ وَيَصْرِفَ بِهِ وُجُوهَ النَّاسِ إِلَيْهِ أَدْخَلَهُ اللَّهُ جَهَنَّمَ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa mempelajari ilmu untuk mendebat ulama, merendahkan orang-orang bodoh serta memalingkan perhatian manusia kepadanya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam jahannam."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Belajar agama demi popularitas dan memalingkan pandangan orang kepada diri sendiri dilarang keras.
- Sifat ingin mendebat ulama dan merendahkan orang bodoh dengan ilmu merupakan tanda niat yang rusak.
- Hukuman dari Allah bagi orang yang menuntut ilmu dengan tujuan-tujuan keliru ini adalah dimasukkan ke neraka jahannam.
