Sunan Ibnu Majah Hadits 259 - Larangan Menyembunyikan Hadits Saat Umat Saling Melaknat
Dosa Menyembunyikan Hadits Nabi di Tengah Fitnah Umat Akhir Zaman
Sunan Ibnu Majah : 259
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 259
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ أَبِي السَّرِيِّ الْعَسْقَلَانِيُّ حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ تَمِيمٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ السَّرِيِّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا لَعَنَ آخِرُ هَذِهِ الْأُمَّةِ أَوَّلَهَا فَمَنْ كَتَمَ حَدِيثًا فَقَدْ كَتَمَ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ
Jabir Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Apabila penghujung umat ini telah melaknat pendahulunya, maka barangsiapa menyembunyikan satu hadits, berarti dia telah menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi mengabarkan tanda akhir zaman di mana generasi akhir akan ada yang melaknat generasi awal umat.
- Menyembunyikan hadits Nabi di tengah kondisi fitnah tersebut adalah pelanggaran yang sangat berat.
- Menyembunyikan satu hadits Nabi disamakan bobot dosanya dengan menyembunyikan syariat atau wahyu yang diturunkan Allah.
