Sunan Ibnu Majah Hadits 260 - Ancaman Bagi Orang yang Ditanya Ilmu Lalu Menyembunyikannya
Ancaman Cambuk Neraka Bagi Orang yang Ditanya Ilmu Lalu Menyembunyikannya
Sunan Ibnu Majah : 260
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 260
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْأَزْهَرِ حَدَّثَنَا الْهَيْثَمُ بْنُ جَمِيلٍ حَدَّثَنِي عُمَرَ بْنُ سُلَيْمٍ حَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ سُئِلَ عَنْ عِلْمٍ فَكَتَمَهُ أُلْجِمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِلِجَامٍ مِنْ نَارٍ
Anas bin Malik Diriwayatkan dari:
Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa ditanya tentang suatu ilmu lalu menyembunyikannya, maka pada hari kiamat ia akan dicambuk dengan cambuk dari neraka."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Setiap orang yang memiliki pengetahuan agama wajib menjawab dan membagikan ilmunya ketika ditanya.
- Menolak memberikan jawaban dan menyembunyikan ilmu saat ada yang bertanya merupakan perbuatan dosa.
- Pelaku penyembunyi ilmu saat ditanya akan diberikan hukuman berupa kekang atau cambuk dari api neraka kelak di hari kiamat.
