Sunan Ibnu Majah Hadits 297 - Doa Syukur Atas Kesehatan Selesai Buang Air
Hadits Sunan Ibnu Majah 297: Doa Syukur Setelah Mengeluarkan Kotoran
Sunan Ibnu Majah : 297
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 297
حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ إِسْحَقَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ الْمُحَارِبِيُّ عَنْ إِسْمَعِيلَ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ الْحَسَنِ وَقَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا خَرَجَ مِنْ الْخَلَاءِ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَذْهَبَ عَنِّي الْأَذَى وَعَافَانِي
Anas bin Malik Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam jika keluar dari tempat buang air besar selalu mengucapkan: "ALHAMDULILLAAHILLADZII ADZHABA 'ANNIL ADZAA WA 'AAFAANII (Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan dariku rasa sakit dan menjaga kesehatanku)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Dianjurkan memuji Allah setelah keluar dari tempat buang air besar atas nikmat kesehatan.
- Kotoran yang keluar dari tubuh dipahami sebagai hal yang dapat menimbulkan rasa sakit jika tertahan.
- Mengeluarkan hajat dengan lancar adalah nikmat fisik yang harus disyukuri seorang hamba.
