Sunan Ibnu Majah Hadits 298 - Kebiasaan Zikir Nabi di Setiap Waktu
Rasulullah Selalu Mengingat Allah di Setiap Saat dan Keadaan
Sunan Ibnu Majah : 298
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 298
حَدَّثَنَا سُوَيْدُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ زَكَرِيَّا بْنِ أَبِي زَائِدَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ خَالِدِ بْنِ سَلَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ الْبَهِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَذْكُرُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ عَلَى كُلِّ أَحْيَانِهِ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam selalu berdzikir (mengingat) kepada Allah 'azza wajalla disetiap saat.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam senantiasa berdzikir kepada Allah di setiap waktu.
- Mengingat Allah tidak terbatas pada waktu ibadah ritual saja, melainkan dalam segala aktivitas.
- Umat Islam diajarkan untuk membiasakan lisan dan hati selalu terpaut kepada Allah.
