Sunan Ibnu Majah Hadits 373 - Rasulullah Mandi Bersama Istri-Istrinya
Kebiasaan Rasulullah Mandi Bersama Para Istri dari Satu Bejana
Sunan Ibnu Majah : 373
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 373
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْحَسَنِ الْأَسَدِيُّ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَزْوَاجُهُ يَغْتَسِلُونَ مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ
Jabir bin Abdullah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan isteri-isterinya mandi dari satu bejana.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menegaskan kembali kebolehan dan kebiasaan Nabi mandi bersama istri beliau dari satu wadah air.
- Cidukan tangan saat mengambil air tidak membuat sisa air di dalam bejana menjadi musta'mal atau tidak boleh digunakan lagi.
- Menjadi dalil kuat bagi para ulama mengenai kesucian air yang digunakan bersama oleh pasangan.
