Sunan Ibnu Majah Hadits 32 - Ancaman Neraka Bagi Pemalsu Hadits
Sanksi Sengaja Berdusta Atas Nama Rasulullah Menurut Hadits
Sunan Ibnu Majah : 32
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 32
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ الْمِصْرِيُّ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ حَسِبْتُهُ قَالَ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
Anas bin Malik Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Barangsiapa berdusta atas namaku, -aku mengira beliau bersabda: - dengan sengaja, maka hendaklah ia menyiapkan tempat duduknya di neraka."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Siapa saja yang sengaja berbohong atas nama Rasulullah diancam dengan tempat duduk di neraka.
- Setiap muslim wajib meneliti kebenaran perkataan yang disandarkan kepada Nabi sebelum menyebarkannya.
- Sengaja memalsukan hadits atau perkataan Nabi merupakan perbuatan dosa yang berujung pada siksa neraka.
