Sunan Ibnu Majah Hadits 33 - Akibat Sengaja Memalsukan Sabda Nabi
Peringatan Rasulullah Mengenai Kebohongan yang Disengaja
Sunan Ibnu Majah : 33
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 33
حَدَّثَنَا أَبُو خَيْثَمَةَ زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
Jabir Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata:"Barangsiapa berdusta atas namaku dengan sengaja, maka hendaklah ia menyiapkan tempat duduknya di neraka."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Dusta yang dilakukan dengan sengaja atas nama Rasulullah mengantarkan pelakunya ke dalam neraka.
- Setiap perkataan yang disandarkan kepada Nabi harus dipertanggungjawabkan kebenarannya.
- Ancaman neraka yang nyata bagi siapa saja yang mengarang atau memalsukan sabda Nabi.
