Sunan Ibnu Majah Hadits 320 - Praktik Nabi Sebelum Wafat
Hadits Jabir: Perubahan Praktik Buang Air Nabi Menjelang Wafat
Sunan Ibnu Majah : 320
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 320
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ إِسْحَقَ عَنْ أَبَانَ بْنِ صَالِحٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ جَابِرٍ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نَسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةَ بِبَوْلٍ فَرَأَيْتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْبَضَ بِعَامٍ يَسْتَقْبِلُهَا
Jabir Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang kami kencing menghadap kiblat. Namun setahun menjelang wafatnya, beliau kencing menghadap kiblat.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah semula melarang umatnya kencing menghadap ke arah kiblat.
- Setahun sebelum wafat, Nabi terpantau melakukan kencing dengan menghadap ke arah kiblat.
- Hadits ini menunjukkan adanya perubahan tindakan atau kekhususan hukum tertentu di akhir masa hidup Rasulullah.
