Sunan Ibnu Majah Hadits 322 - Hukum Berwudhu Setiap Selesai Kencing
Apakah Wajib Berwudhu Setiap Kali Selesai Kencing?
Sunan Ibnu Majah : 322
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 322
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَحْيَى التَّوْأَمِ عَنْ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ أُمِّهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ انْطَلَقَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَبُولُ فَاتَّبَعَهُ عُمَرُ بِمَاءٍ فَقَالَ مَا هَذَا يَا عُمَرُ قَالَ مَاءٌ قَالَ مَا أُمِرْتُ كُلَّمَا بُلْتُ أَنْ أَتَوَضَّأَ وَلَوْ فَعَلْتُ لَكَانَتْ سُنَّةً
Aisyah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pergi untuk buang air kecil, lalu Umar mengikutinya dengan membawa air. Beliau lalu bertanya: "apa ini, hai Umar?" Umar menjawab: "Air, " beliau bersabda: "Setiap selesai kencing aku tidak diperintahkan berwudlu, sekiranya aku melakukannya maka itu akan menjadi sunnah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tidak ada perintah wajib untuk langsung berwudhu setiap kali selesai buang air kecil.
- Sikap perhatian sahabat Umar yang berinisiatif membawakan air untuk keperluan Nabi.
- Perbuatan Nabi yang terus-menerus dilakukan bisa menjadi ketetapan sunnah bagi umatnya.
