Sunan Ibnu Majah Hadits 329 - Kisah Nabi Menjauh untuk Buang Hajat Saat Haji
Adab Buang Hajat Rasulullah Saat Melaksanakan Ibadah Haji
Sunan Ibnu Majah : 329
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 329
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ الْقَطَّانُ عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ الْخَطْمِيِّ قَالَ أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَاسْمُهُ عُمَيْرُ بْنُ يَزِيدَ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ خُزَيْمَةَ وَالْحَارِثُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي قُرَادٍ قَالَ حَجَجْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَهَبَ لِحَاجَتِهِ فَأَبْعَدَ
Abdurrahman bin Abu Furad Diriwayatkan dari:
Aku melaksanakan haji bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, kemudian beliau pergi menjauh untuk buang hajat.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah tetap menjaga adab menjauh saat buang hajat meski dalam kondisi ramai ibadah haji.
- Menjaga pandangan orang lain dari aurat kita hukumnya sangat penting.
- Mencari tempat terpencil untuk buang air jika tidak ada toilet tertutup.
