Sunan Ibnu Majah Hadits 353 - Kisah Jarir Membawa Air Istinja untuk Nabi
Hadits Jarir: Membantu Menyediakan Air Istinja untuk Rasulullah
Sunan Ibnu Majah : 353
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 353
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا أَبَانُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ جَرِيرٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ الْغَيْضَةَ فَقَضَى حَاجَتَهُ فَأَتَاهُ جَرِيرٌ بِإِدَاوَةٍ مِنْ مَاءٍ فَاسْتَنْجَى مِنْهَا وَمَسَحَ يَدَهُ بِالتُّرَابِ
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yahya] berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] berkata: telah menceritakan kepada kami [Aban bin Abdullah] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Jarir] dari [Bapakku] berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam masuk ke semak-semak dan membuang hajatnya. Kemudian Jarir membawakan setimba air, beliau lalu beristinja` dan mengusap tangannya dengan debu."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mencari tempat tersembunyi seperti semak-semak saat akan buang hajat.
- Para sahabat siap membantu menyediakan air untuk keperluan bersuci Rasulullah.
- Mengusap tangan dengan debu setelah beristinja dengan air berguna untuk membersihkan sisa kotoran pada tangan.
