Sunan Ibnu Majah Hadits 37 - Ketegasan Hukum Berbohong Atas Nama Rasulullah
Ketegasan Rasulullah Terhadap Orang yang Sengaja Berdusta
Sunan Ibnu Majah : 37
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 37
حَدَّثَنَا سُوَيْدُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عَطِيَّةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
Abu Sa'id Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Barangsiapa berdusta atas namaku dengan sengaja, maka hendaklah ia menyiapkan tempat duduknya di neraka."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sengaja membuat kebohongan yang disandarkan kepada Rasulullah berakibat ancaman masuk neraka.
- Kebenaran informasi dalam urusan agama harus dijaga dengan seketat mungkin.
- Konsistensi para sahabat dalam menyampaikan peringatan Nabi mengenai bahaya hadits palsu.
