Sunan Ibnu Majah Hadits 393 - Wudhu Sahih Riwayat Abu Hurairah
Penjelasan Hadits Abu Hurairah Mengenai Pentingnya Wudhu dan Bismillah
Sunan Ibnu Majah : 393
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 393
حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَا حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُوسَى بْنِ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ عَنْ يَعْقُوبَ بْنِ سَلَمَةَ اللَّيْثِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا صَلَاةَ لِمَنْ لَا وُضُوءَ لَهُ وَلَا وُضُوءَ لِمَنْ لَمْ يَذْكُرْ اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak ada shalat bagi orang yang tidak memiliki wudlu, dan tidak ada wudlu bagi orang yang tidak menyebut nama Allah ketika berwudlu."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Shalat tidak akan diterima atau dianggap sah jika seseorang tidak memiliki wudhu.
- Menyebut nama Allah merupakan anjuran kuat saat membasuh anggota wudhu pertama kali.
- Kehati-hatian dalam bersuci mencerminkan kualitas iman dan keseriusan dalam beribadah.
