Sunan Ibnu Majah Hadits 397 - Cara Berkumur dan Istinsyaq
Cara Praktis Rasulullah Berkumur dan Istinsyaq dari Satu Cidukan Air
Sunan Ibnu Majah : 397
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 397
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْجَرَّاحِ وَأَبُو بَكْرِ بْنُ خَلَّادٍ الْبَاهِلِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ مِنْ غُرْفَةٍ وَاحِدَةٍ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkumur dan memasukkan air ke hidung dari satu gayung.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Boleh melakukan kumur-kumur sekaligus memasukkan air ke hidung dengan satu kali cidukan air.
- Islam mengajarkan kemudahan dan efisiensi dalam tata cara menggunakan air untuk bersuci.
- Mempraktikkan cara wudhu nabi membantu kita menghemat air dan menghindari sifat boros saat bersuci.
