Sunan Ibnu Majah Hadits 399 - Wudhu Nabi Riwayat Abdullah bin Zaid
Kisah Abdullah bin Zaid Menyediakan Air Wudhu untuk Rasulullah
Sunan Ibnu Majah : 399
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 399
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا أَبُو الْحُسَيْنِ الْعُكْلِيُّ عَنْ خَالِدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَمْرِو بْنِ يَحْيَى عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ أَتَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلَنَا وَضُوءًا فَأَتَيْتُهُ بِمَاءٍ فَمَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ مِنْ كَفٍّ وَاحِدٍ
Abdullah bin Zaid Al Anshari Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam datang kepada kami dan meminta air wudlu hingga kami pun memberinya air, kemudian beliau berkumur dan memasukkan air ke hidung dengan satu telapak tangan.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Saling membantu dalam menyediakan sarana ibadah (seperti air wudhu) adalah perbuatan yang terpuji.
- Rasulullah mencontohkan langsung tata cara bersuci di hadapan para sahabat sebagai sarana edukasi.
- Gerakan berkumur dan membersihkan hidung dari satu genggaman tangan merupakan sunnah yang kuat karena diriwayatkan oleh banyak sahabat.
