Sunan Ibnu Majah Hadits 400 - Perintah Istintsar dan Istijmar Ganjil

Panduan Mengeluarkan Air dari Hidung (Istintsar) dan Aturan Istijmar

Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 400

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ مَنْصُورٍ ح و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ هِلَالِ بْنِ يَسَافٍ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ قَيْسٍ قَالَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا تَوَضَّأْتَ فَانْثُرْ وَإِذَا اسْتَجْمَرْتَ فَأَوْتِرْ

Salamah bin Qais Diriwayatkan dari:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepadaku: "Jika engkau berwudlu maka keluarkanlah (air) dari dalam hidung, dan jika engkau beristijmar (bersuci dengan batu) maka hendaklah dengan bilangan ganjil."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Dianjurkan untuk mengeluarkan air (istintsar) setelah memasukkannya ke dalam hidung saat berwudhu.
  • Apabila bersuci menggunakan batu (istijmar), hendaknya menggunakan bilangan atau jumlah yang ganjil.
  • Islam sangat memperhatikan detail kebersihan saluran pernapasan maupun kebersihan setelah buang hajat.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami